Posts

Showing posts from June, 2019

Pariwisa, Hospitality dalam Islam

Image
Dalam buku“Tthe World's Largest Industry“, John Naisbitt (penulis, dintara bukunya: Megatrends, Global Paradox, dll.) menuliskan: “Industri paling besar di dunia adalah pariwisata”. Negera kita yang dianugerahi bentang alam mempesona, aneka flora dan fauna, warisan budaya yang kaya, menjadikan sektor pariwisata dapat andalkan untuk mendukung kekuatan perekonomian bangsa. Hasil riset Wolrd Bank, sektor pariwisata adalah penyumbang yang paling mudah untuk devisa dan pendapatan domestik bruto (PDB) suatu negara. Kenapa? karena, dampak turunan (multiple efek) dari investasi sektor pariwisata terhadap PDB memang amat besar. World Bank mencatat investasi di pariwisata sebesar US$ 1 juta mampu mendorong 170% dari PDB. Ini merupakan dampak ikutan tertinggi suatu industri kepada negaranya. Sebab, industri pariwisata mampu menggerakkan usaha kecil menengah seperti kuliner, cenderamata, transportasi dan lainnya. Power & Performance New Report melihat kinerja dari 185 nega...

MEMBUMIKAN NILAI-NILAI RAMADHAN DAN HARI RAYA

Image
Ramadhan telah berlalu, bulan penuh hikmah, barokah, kebaikan dan manfaat. Terhadap hal ini,   setiap orang menafsirkannya dari sudut pandang masing-masing, yang dipengaruhi oleh pemahaman dan “kematangan” berpikirnya. Ada yang pemikirannya “cenderung” menganggap   bahwa ramadhan adalah momuntem untuk mengumpulkan pahala demi kehidupan kelak di akhirat.   Karena cenderung untuk bekal masa depan, maka korelasinya dengan kekinian (interaksi sosial kini) mungkin saja kurang menjadi fokus perhatian. Maka wajarlah jika konsep ibadah puasa sebagai upaya pengendalian diri belum terealisasi pada tatanan pragmatis. Kita mungkin masih saja akan menampilkan gaya atau prilaku yang menunjukan diri yang tak “terkendali”. Seiring kematangan berpikir kita akan menyadari, bahwa berpuasa, nilai tertingginya, "bertakwa",   justru setelah terkonversi pada prilaku, tak terbatas pada waktu ramadhan. Maka atas prilaku dari waktu kewaktu itulah nilai puasa (after conditioning) di...

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Image
Takbir menggema resonansinya menggetarkan atmosfer yang menyelubungi bumi ketika Asma Mu diagungkan dengan seagung-agungnya peng-agungan ikhlas tanpa tendensi dari aneka makna  kecuali kesadaran atas kerendahan hati sebagai hamba atas penguasa semesta yang sarat akan cinta o0o Wahai pemilik hati  yang mungkin pernah tersakiti oleh lidah yang tajam tak terkendali yang tertoreh dalam status dan komentar utamanya pada social media yang kadang tak mengenal rasa tak memahami resahnya hati andai tak saling memaklumi andai enggan saling memahami masihkah silaturahmi pada kedua ujungnya  tetap sebagai tali yang terpatri? ujaran begitu mudah diucapkan kalimat mudah dituliskan rasa bisa   dibiarkan terpendam namum kesalahan tetap tercatat sebagai kesalahan khilaf tetaplah sebagai kekhilafan hingga ada ketulusan hati ikhlas memaafkan kata-kata   kasar mudah terlontar lolos dari sensor nalar maaf pun ka...

RAPUH: Kesetiaanpun Seperti Terbiaskan

Image
Tulisan ini bukanlah tafsiran atas bait-bait lirik lagu rapuh, tulisan ini hanya mengungkapkan yang terlintas dalam pikiran yang terinspirasi setelah menyimak bait demi bait lantunan rapuh... (lagunya dpt diputar di bag. bawah tulisan ini).  Detik waktu terus berjalan Berhias gelap dan terang Suka dan duka, tangis dan tawa Tergores bagai lukisan Apa yang kita alami dalam hidup, kisah gelap dan terang, suka ataupun duka,  yang kesannya begitu kuat, seolah tergores bagai lukisan dalam Long Term Memory (LTM) kita. Dan ini akan terus berlangsung, LTM terus merekam jejak peristiwa detik demi detik selama kita menyadarinya. Suka, duka, tangis dan tawa, terang dan gelap, lekat seolah “menghias” perjalan hidup. Seribu mimpi, berjuta sepi Hadir bagai teman sejati Di antara lelahnya jiwa Dalam resah dan air mata Kupersembahkan kepada-Mu Yang terindah dalam hidupku Acapkali kita membangun mimpi, lalu disadari atau tidak, be...