Selamat Hari Raya Idul Fitri




Takbir menggema
resonansinya menggetarkan atmosfer
yang menyelubungi bumi

ketika Asma Mu diagungkan
dengan seagung-agungnya
peng-agungan
ikhlas tanpa tendensi
dari aneka makna
 kecuali kesadaran
atas kerendahan hati
sebagai hamba atas
penguasa semesta
yang sarat akan cinta

o0o

Wahai pemilik hati
 yang mungkin pernah tersakiti
oleh lidah yang tajam tak terkendali
yang tertoreh dalam status dan komentar
utamanya pada social media
yang kadang tak mengenal rasa
tak memahami resahnya hati

andai tak saling memaklumi
andai enggan saling memahami
masihkah silaturahmi
pada kedua ujungnya
 tetap sebagai tali yang terpatri?

ujaran begitu mudah diucapkan
kalimat mudah dituliskan
rasa bisa  dibiarkan terpendam
namum kesalahan tetap
tercatat sebagai kesalahan
khilaf tetaplah sebagai kekhilafan
hingga ada ketulusan hati
ikhlas memaafkan

kata-kata  kasar mudah terlontar
lolos dari sensor nalar
maaf pun kadang mudah terucap
Ingat...
paku yang terlanjur tertancap 
mungkin mudah dicabut
namun lubangnya
tetap meningalkan bekas

Jika permohonan maaf adalah 
pengakuan atas kesalahan  
maka memaafkan adalah
penghargaan atas pengakuan kesalahan

Ramadhan mengajarkan 
mengendalikan diri tuk terhindar
dari keharusan meminta maaf

karena pada diri yang terkandali
tak kan lahir yang menyakitkan hati 

 Mari kita genapkan
ibadah shaum ramadhan
dengan saling memaafkan
tebarkan kasih sayang diantara sesama
lalu  yang dilangit
kan menyayangi yang di bumi

 semoga Allah senantiasa merahmati
 dan memberikan maghfiroh-Nya 
serta menganugrahi kebahagian 
dunia dan akhirat.

Eid Mubarak to all Muslims 
around the world and 
may the blessings of Allah be with US
today, tomorrow and forever.
----------

1 Syawal 1440  H
Mohon Maaf Lahir & Batin


Comments