REKONSILIASI PASCA PILPRES




Arti kata rekonsiliasi di KBBI adalah: perbuatan memulihkan hubungan persahabatan pada keadaan semula.

Pasca Pilpres diungkap banyak pihak,  telah terjadi adanya “gangguan” hubungan persahabatan, persaudaraan, bahkan beberapa kasus yang ditulis beberapa media beujung pada perceraian pasutri.

“Putusnya” jalinan persahabatan, pertemanan bahkan persaudaraan boleh jadi sangat dipengaruhi oleh prilaku tokoh yang dijadikan panutan. Ini adalah ciri dan karakter masyarakat yang umumnya senantiasa merujuk pada kebenaran performatif. Maka upaya untuk memulihkan hubungan baik di dalam masyarakat juga ditentukan oleh orang yang dtokohkan tersebut.  

Kuatnya kohesivitas antar anggota kelompok yang didasarkan pada kesemaan, dalam hal ini pilihan capres, menciptakan ketegagan pada diding pemisah kedua kelompok tersebut. Maka rekonsiliasi adalah upaya menurunkan tegangan, dan mencairkan ikatan kohesivitas yang terlampau kuat, sehingga anggota kedua kelompok   tersebut dapat kembali berbaur tanpa sekat pemisah.

Lalu bagaimana solusinya?
Jika anggapan bahwa pengaruh tokoh sangat mempengaruhi terciptanya situasi ini, maka kita bisa mengambil perumpamaan seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS. Saat beliau ingin menguatkan keyakinannya atas kuasa Tuhan membangkitkan yang sudah mati. Jika hubungan antara pendukung capres dan caprenya, seperti hubungan antara merpati dan pemeliharanya, yang berhasil membuat jinak merpati tersebut.  

Disuruh-Nya Nabi Ibrahim a.s. mengambil empat ekor burung lalu memeliharanya dan menjinakkannya hingga burung itu dapat datang seketika, bilamana dipanggil. Kemudian, burung-burung yang sudah pandai itu, diletakkan di atas tiap-tiap bukit seekor, lalu burung-burung itu dipanggil dengan satu tepukan/seruan, niscaya burung-burung itu akan datang dengan segera, walaupun tempatnya terpisah-pisah dan berjauhan.
Maka demikian pula Allah menghidupkan orang-orang yang mati yang tersebar di mana-mana, dengan satu kalimat cipta hiduplah kamu semua pastilah mereka itu hidup kembali. Ini adalah salalah satu pendapat yang menjelaskan QS 2:260.

Dan [ingatlah] ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati". Allah berfirman: "Belum yakinkah kamu?". Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap [dengan imanku]". Allah berfirman: "[Kalau demikian] ambillah empat ekor burung, lalu cingcanglah*) semuanya olehmu. [Allah berfirman]: "Lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera". Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Qs. 2:260.

Maka kedua Tokoh tersebut bersatu dan secara bersama-sama dalam satu forum, menyerukan (bertepuk tangan) sebagai isyarat memanggil tuk kembali berkumpul dalam suasana damai. Seperti merpati-merpati yang terpisah lalu karena satu tepukan (seruan), akhirnya mereka menyatu kembali.    
____________
By emris

Comments