002 Al Baqarah
Muqaddimah
Surat Al Baqarah
yang 286 ayat itu turun di Madinah yang sebahagian besar diturunkan pada
permulaan tahun Hijrah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Hajji wadaa'
(hajji Nabi Muhammad s.a.w. yang terakhir). Seluruh ayat dari surat Al Baqarah
termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang di antara
surat-surat Al Quran yang di dalamnya terdapat pula ayat yang terpancang (ayat
282). Surat ini dinamai Al Baqarah karena di dalamnya disebutkan kisah
penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67
sampai dengan 74), dimana dijelaskan watak orang Yahudi pada umumnya. Dinamai
Fusthaatul-Quran (puncak Al Quran) karena memuat beberapa hukum yang tidak
disebutkan dalam surat yang lain. Dinamai juga surat alif-laam-miim karena
surat ini dimulai dengan Alif-laam-miim.
Pokok-pokok
isinya:
1. Keimanan:
Dakwah Islamiyah
yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.
2. Hukum-hukum:
Perintah
mengerjakan shalat; menunaikan zakat; hukum puasa; hukum haji dan umrah; hukum
qishash; hal-hal yang halal dan yang haram; bernafkah di jalan Allah; hukum
arak dan judi; cara menyantuni anak yatim, larangan riba; hutang piutang;
nafkah dan yang berhak menerimanya; wasiyat kepada dua orang ibu-bapa dan kaum
kerabat; hukum sumpah; kewajiban menyampaikan amanat; sihir; hukum merusak
mesjid; hukum meubah kitab-kitab Allah; hukum haidh, 'iddah, thalak, khulu',
ilaa' dan hukum susuan; hukum melamar, mahar, larangan mengawini wanita musyrik
dan sebaliknya; hukum perang.
3. Kisah-kisah:
Kisah penciptaan
Nabi Adam a.s.; kisah Nabi Ibrahim a.s.; kisah Nabi Musa a.s. dengan Bani
Israil.
Penutup
Kesimpulan Surat Al Baqarah ialah:
1. Menjelaskan beberapa hukum dalam agama Islam.
2. Mengemukakan beberapa perumpamaan.
3. Mengemukakan hujjah-hujjah.
Persesuaian surat Al Baqarah dengan surat Ali 'Imran
1. Dalam surat Al Baqarah disebutkan Nabi Adam a.s. yang langsung
diciptakan Tuhan, sedang dalam surat Ali 'Imran disebutkan tentang kelahiran
Nabi Isa a.s. yang kedua-duanya dijadikan Allah menyimpang dari kebiasaan.
2. Dalam surat Al Baqarah sifat dan perbuatan orang-orang Yahudi
dibentangkan secara luas, disertai dengan hujjah untuk mematahkan hujjah-hujjah
mereka yang membela kesesatan, sedang dalam surat Ali 'Imran dibentangkan
hal-hal yang serupa yang berhubungan dengan orang Nasrani.
3. Surat Al Baqarah dimulai dengan menyebutkan tiga golongan manusia, ialah
orang-orang mukmin, orang-orang kafir dan orang-orang munafik, sedang surat Ali
'Imran dimulai dengan menyebutkan orang-orang yang suka menta'wilkan ayat yang
mutasyabihaat dengan ta'wil yang salah untuk memfitnah orang mukmin dan
menyebutkan orang yang mempunyai keahlian dalam menta'wilkannya.
4. Surat Al Baqarah disudahi dengan permohonan kepada Allah agar diampuni
kesalahan-kesalahan dan kealpaan dalam melaksanakan taat, sedang surat Ali
'Imrandisudahi dengan permohonan kepada Allah agar Dia memberi pahala atas amal
kebaikan hamba-Nya.
5. Surat Al Baqarah dimulai dengan menyebutkan sifat-sifat orang yang
bertakwa, sedang surat Ali 'Imran dimulai dengan perintah bertaqwa.
__________________________________
Emris
__________________________________
Emris
Comments
Post a Comment