004 An Nisaa'
Surat An
Nisaa' yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang
sesudah surat Al Baqarah. Dinamakan An Nisaa' karena dalam surat ini banyak
dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang
paling membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain. Surat yang
lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath Thalaq.
Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa' dengan sebutan: Surat An
Nisaa' Al Kubraa (surat An Nisaa' yang besar), sedang surat Ath Thalaq disebut
dengan sebutan: Surat An Nisaa' Ash Shughraa (surat An Nisaa' yang kecil).
Pokok-pokok
isinya, ialah:
1. Keimanan:
Syirik (dosa
yang paling besar); akibat kekafiran di hari kemudian.
2.
Hukum-hukum:
Kewajiban para
washi dan para wali; hukum poligami; mas kawin; memakan harta anak yatim dan
orang-orang yang tak dapat mengurus hartanya; pokok-pokok hukum warisan;
perbuatan-perbuatan keji dan hukumannya, wanita-wanita yang haram dikawini;
hukum-hukum mengawini budak wanita; larangan memakan harta secara bathil; hukum
syiqaq dan nusyuq; kesucian lahir batin dalam sembahyang; hukum suaka; hukum
membunuh seorang Islam; shalat khauf; larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk;
masalah pusaka kalalah.
3.
Kisah-kisah:
Kisah-kisah
tentang Nabi Musa a.s. dan pengikut-pengikutnya.
4. Dan
lain-lain:
Asal manusia
adalah satu; keharusan menjauhi adat-adat zaman jahiliyah dalam perlakuan
terhadap wanita; norma-norma bergaul dengan isteri; hak seseorang sesuai dengan
kewajibannya; perlakuan ahli kitab terhadap kitab-kitab yang diturunkan
kepadanya; dasar-dasar pemerintahan; cara mengadili perkara; keharusan
siap-siaga terhadap musuh; sikap-sikap orang munafik dalam menghadapi
peperangan; berperang di jalan Alllah adalah kewajiban tiap-tiap mukallaf;
norma dan adab dalam peperangan; cara menghadapi orang-orang munafik; derajat
orang-orang yang berjihad.
Comments
Post a Comment